Feeds:
Posts
Comments

Andrea Dovizioso mengusung misi pribadi jelang tampil di Estoril pada akhir pekan, yaitu menunjukkan eksistensi sebagai rider yang patut diperhitungkan.

“Saya ingin menunjukkan sesuatu yang lebih baik ketimbang Jerez. Saya ingin penegasan untuk menunjukkan apa yang sudah saya pelajari setelah dua seri, dan saya ingin bersaing dan beradu dengan yang terbaik,” tegasnya seperti dikutip Crash.

Dovi menjadi salah satu debutan paling mencolok musim ini. Di seri Qatar, ia mampu menembus lima besar dengan finis di posisi empat. Sementara di Jerez, prestasinya melorot dengan finis di urutan delapan.

Penurunan performa itulah yang tak ingin terus dialami Dovi. Malah ia berharap bisa mengulang kejayaannya saat di seri 250 cc, di mana ia bisa menempati podium pertama dan kedua dalam dua musim terakhir.

“Saya meraih hasil bagus saat berada di 125 cc dan 250 cc, yang membuat saya berpikir bisa melakukan hal serupa di seri MotoGP. Pastinya, tahu bagaimana rasanya berada di lintasan dan menikmati pengalaman tersebut bisa menjadi keuntungan tersendiri,” papar rider JiR Team itu.

Finish di posisi dua MotoGP Jerez mengantar Valentino Rossi mencatat rekor podium terbanyak di kelas rajanya motor. Tapi dengan performa yang belum stabil, hasil tersebut punya arti yang lebih penting. Di Sirkuit Jerez, Minggu (30/3/2008), Rossi menorehkan rekor baru dalam perjalanan karirnya dan juga untuk ajang MotoGP. Menyelesaikan balapan di posisi dua, pembalap Fiat Yamaha itu menjadi orang pertama yang mampu menyelesaikan balapan di atas podium sebanyak 100 kali untuk kelas primer. Tapi ada yang jauh lebih penting dari sekedar mencatatkan rekor. Menyelesaikan balapan di atas podium setelah cuma berada di posisi lima di Losail tiga pekan lalu menunjukkan kalau juara dunia tujuh kali di kelas yang berbeda itu masih layak diperhitungkan. “Itu balapan yang sangat penting buat kami. Sangat penting bisa berada di podium hari ini,” ungkap Rossi seperti diberitakan Autosport. Memulai balapan dari posisi lima, Rossi sudah mampu berada di posisi kedua, di belakang Dani Pedrosa, selepas lap keempat. Tapi usaha mengejar jagoan tuan rumah itu tak berhasil hingga balapan berakhir. Rossi malah nyaris kehilangan posisi dua miliknya karena melakukan selebrasi dini. Dia mengira race sudah selesai padahal masih ada satu lap lagi yang harus diputari. “Saya menjadi ketakutan (setelah menyadarinya), karena saya pikir itu adalah lap terakhir… sangat luar biasa. Tapi saya bahagia, kami butuh posisi kedua ini. Dan sekarang mari berharap kami selalu bisa finish di podium,” pungkas Rossi yang kini duduk di posisi tiga klasemen pembalap dengan koleksi poin 31 itu. Meski mencatat rekor sebagai pembalap pertama yang mencatat 100 podium, namun kegagalan menjuarai MotoGP Jerez ini juga menorehkan catatam buruk lain. Inilah untuk kali pertama, sejak tahun 2000 lalu Rossi gagal menjadi juara dalam enam seri beruntun.

Di depan pendukungnya sendiri Dani Pedrosa tampil gemilang untuk menjuarai MotoGP Jerez dan kemudian memuncaki klasemen. Padahal jagoan Repsol Honda itu tak berharap menang.

“Kami tidak berharap bisa menang, tapi dengan kemenangan di awal musim seperti ini akan sangat penting,” ujar Pedrosa seperri diberitakan Autosport.

Memulai balapan dari urutan dua, Pedrosa sudah berada di posisi terdepan selepas tikungan pertama dengan menyalip Jorge Lorenzo. Tak tersusul lagi sejak kejadian tersebut, pembalap 22 tahun itupun meraih kemenangan pertamanya di kandang sendiri.

Setelah duduk di podium terakhir pada MotoGP Qatar lalu, keberhasilan Pedrosa menjuarai MotoGP Jerez mungkin bisa dibilang kejutan. Selain hasil ujicoba di sirkuit yang sama pada pr amusim lalu yang terbilang tak maksimal, pemuda Spanyol itu juga masih diganggu cedera tangan akibat kecelakaan juga di ujicoba pra musim.

“Kami sudah sabar menunggu momen seperti ini. Ini kemenangan yang sangat penting dan menjadi yang pertama buat saya di Jerez. Saya sangat bahagia karena balapannya sangat berat dan kami melakukan pekerjaan dengan baik. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah saya banyak dibantu oleh tim,” lanjut Pedrosa.

Mendapat tambahan 25 angka, posisi Pedrosa pun melonjak ke urutan teratas klasemen pembalap dengan total poin 41, unggul lima dari Jorge Lorenzo di posisi dua. Yang kemudian membuat runner up kejuaraan musim lalu itu bertambah bahagia adalah dukungan dari publik tuan rumah.

“Saya pikir penonton menimati jalannya pertandingan karena sangat menegangkan, jadi terima kasih untuk semua orang yang datang ke sini atau melihat dari televisi. Pada akhirnya kami mendapatkan hasil yang baik dn saya senang dengan awal musim ini, semuanya masih sangat dekat (di klasemen). Saya harap semuanya akan terus seperti ini,” tutup Pedrosa.

Menyelesaikan balapan di posisi 11 menjadi hasil terburuk Casey Stoner sejak berlaga di MotoGP. Si pembalap menyebutnya sebagai bencana, tapi petinggi Ducati mengaku justru tak kaget.

Setelah tampil memuaskan di Qatar dengan menduduki podium teratas, Stoner menjalani seri kedua MotoGP dengan hasil sangat mengecewakan. Memulai balapan di posisi tujuh, pembalap muda Australia itu tak mampu bersaing dengan Dani Pedrosa, Valentino Rossi serta Jorge Lorenzo yang akhirnya menjadi penghuni podium.

“Kami sudah tahu itu (akan tidak memuaskan). Itu adalah sirkuit tersulit buat kami tahun lalu. Dan posisi lima musim lalu adalah hasil terburuk kami di samping Motegi dan Sachsenring, di mana kami mendapat masalah di sana,” ungkap bos Ducati, Livio Suppo, di Autosport.

Jerez sudah menjadi momok buat Stoner sejak musim lalu. Sirkuit sepanjang 4,428 km tersebut menjadi salah satu dari empat lintasan di mana Stoner tak mampu naik podium. Kalau saat itu dia duduk di posisi lima, kali ini posisinya melorot drastis ke urutan 11.

Hasil ini membuat Stoner kehilangan pucuk pimpinan yang kini menjadi milik Pedrosa. Dia sendiri untuk sementara tertahan di posisi empat dengan selisih 11 poin dari si pembalap Spanyol.

“Stoner menunjukkan kalau dia juga manusia. Hingga sekarang Stoner sudah melakukan hal yang luar biasa, meski hari ini juga membuat kesalahan. Sangat disayangkan, karena meskipun ada masalah, jika tidak bersentuhan dengan Nakano mungkin dia akan berada di posisi lima,” lanjut Suppo.

Dengan baru dua seri terlewati, kegagalan di Jerez jelas bukan kiamat buat tim asal Italia itu. Setiap tim disebut Suppo punya masalah sendiri di sirkuit yang berbeda, dan keunggulan tenaga mesin Desmosedici GP8 diyakininya masih akan mendatangkan banyak keunggulan.

“Kami terus belerja. Kami tahu ada beberapa trek di mana tenaga mesin tak mendatangkan masalah namun justru mendatangkan keuntungan, sementara beberapa tim lain harus lebih berusaha. Di trek lain beberapa tim harus berjuang mengatasi masalah yang dihadapi, itu sesuatu yang normal,” tutup Suppo.

Bahaya narkoba

Narkoba adalah sejenis obat-obatan terlarang yang membahayakan kehidupan  masyarakat indonesia, oleh sebab itu kita sebagai warga negara indonesia harus menjauhkan diri dari bahaya narkoba, karena jika kita sudah memakai narkoba, maka kita akan merasa ketergantungan(ketagihan, sakau).

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.